Gunakan lidah Anda dengan cara yang benar
Lidah Anda memiliki kekuatan kreatif. Jika Anda meragukannya, kritiklah seseorang, dan perhatikan raut wajah dan responsnya. Sekarang cobalah memuji mereka dan perhatikan raut wajah dan responsnya. Namun, jangan hanya berbicara tentang dampak kata-kata Anda terhadap orang lain, tetapi juga terhadap Anda. Alkitab mengatakan bahwa ketika Anda menggunakan lidah untuk berbuat baik, Anda akan ‘menikmati hidup dan melihat banyak hari bahagia.’ Yesus memberi kita ilustrasi yang kuat tentang hal ini.: ‘Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.’ (Markus 11:23)
Apa maksud Yesus? Anda dapat berbicara tentang masalah Anda atau bicarakan dengan ahli konselor tentang masalah Anda dan dapat mengeluh atau berdoa tentang hal itu. Anda dapat membahasnya dari sudut pandang manusia, dengan fokus pada semua kerumitannya, atau membahasnya dari sudut pandang ilahi, dengan fokus pada kuasa Tuhan untuk mengubah keadaan. Anda dapat memperkuat rasa putus asa dan patah semangat Anda dengan mengatakan hal-hal seperti, 'Masalahnya terlalu besar, dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.' Atau Anda dapat menyerahkan masalah itu kepada Tuhan dan berkata, ‘Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.’ (Efesus 3:20) Ketika Anda mengucapkan hal itu, Anda tidak hanya menggunakan kuasa dari Firman Tuhan, Anda juga menggunakan lidah Anda dengan cara yang benar.