Renungkan Firman Tuhan
Thomas Kempis menulis, ‘Jika Anda ingin bertumbuh dalam kehidupan rohani, Anda tidak boleh membiarkan diri Anda terjebak dalam urusan dunia. Anda harus mencari waktu untuk menyendiri, jauh dari kebisingan dan kebingungan, dari daya tarik kekuasaan dan kekayaan.' Anda berkata, 'Apakah itu berarti Tuhan tidak ingin saya menetapkan tujuan dan mencapai sesuatu dalam hidup?'
Alkitab mengatakan, ‘Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.’ (Mazmur 1:2–3) Apa rahasia kesuburan sebuah pohon? Memiliki akar yang dalam yang terhubung dengan aliran air pemberi kehidupan.
Ketika tuntutan terhadap waktu dan tenaga Anda semakin besar, Anda harus mendisiplin diri Anda untuk menghabiskan lebih banyak waktu dalam Alkitab, bukan menguranginya. Ketika kehidupan batin Anda tidak teratur, kehidupan lahiriah Anda menjadi tidak berfungsi dan mulai berantakan. Bekerja lebih keras hanya akan mewujudkannya lebih cepat. Anda akan seperti pilot yang mengumumkan kepada penumpangnya, ‘Teman-teman, ada kabar buruk dan ada kabar baik. Kabar buruknya adalah instrumen kita telah tidak berfungsi, dan kita tidak tahu kemana tujuan kita. Kabar baiknya adalah, kita bersenang-senang!’
Apa jawabannya? Daud berkata: ‘ Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta. Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu. Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan.’ (Mazmur 119:14–16)