Teruslah berdoa mengenai hal itu
Banyak kegagalan kita diakibatkan oleh kegagalan kita berdoa. Saat kita memeriksa kesalahan kita, kita menemukan altar doa yang ditinggalkan dan Alkitab yang belum dibuka. Yakobus menggarisbawahinya: ‘Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.’ Joyce Meyer menulis: ‘Sebagai seorang Kristen muda yang kelelahan dan frustrasi, suatu hari saya menyadari bahwa hidup dengan kekuatan saya sendiri tidak ada gunanya. Saya perlu membawa masalah saya kepada Tuhan. Dengan kata lain, saya perlu lebih banyak berdoa!’
Yesus memberitahu kita, ‘Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.’ (Matius 7:7) Kadang-kadang hanya ketika kita sudah mencapai ujung tali kita barulah kita berpaling kepada Tuhan dalam doa. Meski begitu, ketika doa kita tidak langsung terkabul, kita menyerah.
Berulang kali dalam Alkitab, kita diberitahu untuk ‘menanti Tuhan’. Mengapa? Karena saat kita menunggu, Tuhan sedang bekerja. Terkadang Dia sedang mengerjakan hal yang kita minta kepada-Nya; di lain waktu Dia sedang bekerja dalam diri kita. Pada saat seperti itu Dia mungkin sedang mengoreksi keinginan dan sikap kita atau mengarahkan kita menuju kehendak-Nya. Jangan hanya berdoa; berdoa dengan tekun. Jangan stres mencoba mewujudkan segala sesuatunya sendiri. Serahkan semuanya kepada Tuhan saat Anda berdoa. Ingatlah, Dia telah berjanji bahwa ketika kamu mencari Dia dengan segenap hati, kamu akan menemukan Dia (Yeremia 29:13). Jadi, curahkan hati Anda ke dalam doa Anda, tunggulah dengan tenang di hadirat Tuhan, dan biarkan Dia berbicara kepada Anda. Anda akan terkejut melihat bagaimana Dia menjawab doa-doa Anda.