Anda dilindungi oleh Tuhan
Selama Perang Dunia II, Inggris membangun tempat perlindungan serangan udara. Seringkali ada beberapa orang di tempat yang sama. Seorang pendeta bercerita saat ia ada di salah satu tempat tersebut ketika bom berjatuhan di mana-mana. Menengok ke seorang pria di sampingnya, dia bertanya, ‘Kenapa tempat penampungan ini selalu ramai, dan yang lain kosong?’ Dia menjawab, ‘Pendeta, kami semua tahu bahwa Anda adalah abdi Allah. Dan jika Dia ingin menyelamatkan siapa pun, Dia mungkin akan menyelamatkan Anda. Itu sebabnya kami berada di tempat penampungan ini.’
Merenungkannya kemudian, sang pendeta berkata, ‘Banyak dari orang-orang itu tidak menghadiri gereja, dan nama Yesus merupakan kata makian dalam kosa kata mereka. Mereka menginginkan perlindungan-Nya, namun bukan Yang Mulia.’ Tolaklah hidup seperti itu! Serahkan hidup Anda kepada Tuhan dan nikmati perlindungan-Nya 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, 52 minggu setahun, sepanjang hidup Anda.
‘Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.’ (Mazmur 91:1–7)