Hidup dalam terang (1)
James Merritt menulis: ‘Pernahkah Anda mendengar istilah achluophobia? Itu adalah rasa takut akan kegelapan… Berada dalam kegelapan total sungguh menakutkan. Hal ini menimbulkan rasa tidak berdaya. Namun kegelapan fisik tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kegelapan emosional, relasional, dan rohani.’
Hari ini Anda mungkin merasa seperti berada di tempat gelap tanpa jalan keluar: 'Saya mengetahui sahabat saya telah mencuri dari saya selama bertahun-tahun.' Atau, 'Saya mungkin akan bercerai. Suamiku selingkuh.’ Atau, ’Aku depresi dan menangis tanpa alasan. Kapan perasaan ini akan hilang?’ Atau, ’Saya sedang bergulat dengan penyakit yang parah, dan pada dasarnya saya harus tinggal di rumah. Saya berada di tempat yang gelap dan membutuhkan bantuan.’
Jika itu cerita Anda, ada bantuan, dan ada harapan. Kata Yesus, ‘Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.’ Jika Anda bersedia untuk berpaling kepada-Nya hari ini, Anda akan menemukan bahwa Dia dapat menerangi jalan Anda dan menunjukkan jalan keluar dari kegelapan yang Anda alami. Saat Anda menyalakan lampu, kegelapan harus hilang. Yesus adalah Terang yang melenyapkan kegelapan rohani dan emosi kita. Perhatikan bahwa Yesus tidak mengatakan bahwa Dia adalah sebuah terang, atau salah satu di antara banyak orang, melainkan Sang Terang. Dia tidak mengatakan bahwa Dia adalah terang hanya bagi sebagian orang saja, namun Dia adalah Terang Dunia. Terlepas dari apakah Anda tinggal di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi atau Papua, Yesus adalah jawaban Anda. Jika Anda hidup dalam kegelapan, Dia mengundang Anda untuk datang kepada-Nya dan melangkah ke dalam terang.