Percayalah pada visi Anda
Tuhan punya rencana untuk hidup Anda. Dalam Alkitab, kadang-kadang disebut sebagai 'visi'. Ini berfungsi seperti kompas yang akan selalu mengarahkan Anda ke arah yang benar dan jangkar yang akan membuat Anda tetap teguh dalam badai kehidupan. Mengapa Tuhan berkata, ‘Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh’? Karena terkadang, kita mengubur visi kita jauh di dalam hati untuk melindungi diri dari kritik orang lain. Ketakutan menyebabkan kita mengabaikan visi kita sehingga kita tidak perlu memikirkannya. Kadang-kadang kita menyerah pada visi kita karena itu terlalu menyakitkan dan terlalu mahal untuk mempertahankannya. Apa yang harus Anda lakukan?
Pertama, Anda harus memiliki visi yang jelas dan menarik. Kedua, Anda harus menjaga visi Anda di depan Anda setiap saat. Setelah mengalami penolakan yang menyakitkan oleh keluarganya dan tuduhan palsu dari istri atasannya yang mengakibatkan dia dipenjara selama bertahun-tahun, kata Alkitab, ‘Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka.’ (Kejadian 42:9) Ketiga, Anda harus ingat bahwa Tuhan telah menjadwalkan waktu agar impian Anda menjadi kenyataan: ‘Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.’ (Habakuk 2:3) Anda harus menemukan keseimbangan antara kepuasan dan ambisi.
Paulus menulis, ‘aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.’ (Filipi 4:11) Paulus tidak pernah membiarkan dirinya kecewa dengan keadaannya saat ini; dia tahu bahwa Tuhan menyertainya setiap saat, dan dia selalu menantikan ke mana Tuhan akan membawanya. Jadi nikmatilah hari ini, ketahuilah bahwa Tuhan telah merencanakan masa depan Anda dengan aman.