Cara meredakan tekanan finansial
Tahukah Anda bahwa kesediaan Tuhan untuk memberkati Anda lebih bergantung pada seberapa baik Anda menangani apa yang telah berikan kepada Anda? Mengenai uang, berikut beberapa prinsip Alkitab yang harus Anda patuhi:
(1) Berikanlah bagian-Nya terlebih dahulu kepada Tuhan agar Anda tidak merasa malu jika tidak melakukannya (Maleakhi 3:10).
(2) Berdoalah sebelum membeli. Tanyakan pada diri Anda, 'Apakah saya memerlukan ini atau hanya menginginkannya?'
(3) Perhatikan jumlah pengeluaran dan pendapatan Anda.
(4) Sepakat dengan suami atau istri Anda mengenai anggaran rumah tangga dan tujuan jangka pendek dan panjang Anda. Dan jangan menyembunyikan atau salah menafsirkan informasi tentang keuangan Anda.
(5) Berkomitmen pada keunggulan di tempat kerja—tanpa melebihi jam kerja Anda.
(6) Lunasi semua hutang Anda. Bertujuan untuk melakukan pembayaran tambahan untuk melunasi pinjaman lebih cepat.
(7) Hemat setidaknya 10% dari gaji Anda jika Anda terbebas dari hutang.
(8) Jangan ikut menandatangani pinjaman untuk siapa pun, dan jangan meminjamkan uang kepada siapa pun jika Anda tak sanggup kehilangannya.
(9) Bayar tunai untuk semua 'keinginan' Anda daripada menaruhnya secara kredit.
(10) Tetapkan dana dalam anggaran Anda untuk hal-hal menyenangkan.
(11) Hiduplah sesuai kemampuan Anda. Saat Anda mendapat kenaikan gaji, jangan sesuaikan gaya hidup Anda untuk menggunakan semuanya.
(12) Bertujuan untuk menyiapkan persediaan uang tunai darurat untuk biaya hidup minimal satu bulan.
(13) Puaslah dengan apa yang Anda punya. ‘Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.’ (Pengkhotbah 5:9)